Menumbuhkan Budaya Membaca Sejak Dini

SDN Sidodadi II Surabaya terus berkomitmen menumbuhkan budaya literasi melalui pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dipusatkan di perpustakaan sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu program rutin untuk membiasakan peserta didik gemar membaca, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan literasi sebagai bekal menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah diawali dengan kegiatan membaca buku selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Peserta didik bebas memilih buku yang sesuai dengan minat dan tingkat perkembangannya, baik buku cerita, pengetahuan, maupun buku pengayaan lainnya yang tersedia di perpustakaan. Suasana perpustakaan yang nyaman dan koleksi buku yang beragam membuat kegiatan membaca berlangsung dengan penuh antusias.

Tidak hanya membaca, peserta didik juga diajak menceritakan kembali isi bacaan, menuliskan ringkasan sederhana, serta berdiskusi bersama guru dan teman-teman. Kegiatan tersebut bertujuan melatih kemampuan memahami bacaan, berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berkomunikasi.

Kepala SDN Sidodadi II Surabaya menyampaikan bahwa Gerakan Literasi Sekolah merupakan langkah nyata dalam membangun kebiasaan belajar sepanjang hayat.

“Budaya membaca harus ditanamkan sejak usia dini. Melalui Gerakan Literasi Sekolah, kami berharap peserta didik semakin mencintai buku, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan mampu mengembangkan potensi dirinya melalui kegiatan membaca,” ujarnya.

Petugas perpustakaan bersama para guru juga terus berupaya menghadirkan berbagai program literasi yang menarik, seperti pojok baca, pembelajaran di perpustakaan, kunjungan perpustakaan, pameran buku dan karya peserta didik, serta pemilihan Duta Literasi. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem literasi yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Melalui Gerakan Literasi Sekolah, Perpustakaan SDN Sidodadi II Surabaya diharapkan semakin berperan sebagai pusat sumber belajar yang inspiratif. Dengan dukungan seluruh warga sekolah, budaya membaca akan terus tumbuh sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *